Tuesday, February 14, 2017

Ingkar Janji, AS Pakai Uranium saat Gempur ISIS di Suriah

Ingkar Janji, AS Pakai Uranium saat Gempur ISIS di Suriah

WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) mengonfirmasi penggunaan amunisi depleted uranium (DU) dalam dua serangan terhadap konvoi tanker minyak ISIS di Suriah timur. AS mengingkari janjinya yang tidak akan menggunakan senjata beracun kontroversial itu.

Militer AS mengakui lebih dari 5.000 amunisi DU ditembakkan dalam serangan udara terhadap konvoi tanker minyak kelompok Islamic State atau ISIS Deiz ez-Zour dan Hasakah, Suriah timur.

Juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) Mayor Josh Jacques mengatakan sekitar 5.265 amunisi DU digunakan dalam dua serangan yang berlangsung pada bulan November 2015.

Ribuan amunisi beracun itu ditembakkan oleh pesawat A-10 dengan mesin meriam putar. Menurut Jacques, sekitar 350 truk tangki minyak ISIS hancur.

Pada bulan Maret 2015, juru bicara koalisi internasional anti-ISIS pimpinan AS John Moore mengatakan bahwa koalisi berjanji tidak akan menggunakan amunisi uranium selama menjalankan misi “Operation Resolve Inherent” di Irak dan Suriah. Pentagon kala itu menyatakan senjata berbahaya itu tidak diperlukan karena ISIS tidak memiliki tank yang dirancang anti-amunisi DU.

Menurut data militer AS, serangan dengan amunisi DU yang pertama terjadi pada tanggal 16 November 2015, di dekat Al-Bukamal, Provinsi Deir ez-Zor, dengan empat pesawat AS. Hasilnya, 46 kendaraan ISIS hancur. Sekitar 1.490 amunisi DU ditembakkan dalam serangan ini.

Serangan kedua terjadi pada 22 November 2015. Sebanyak 293 truk tangki minyak ISIS di wilayah gurun antara Deir ez-Zor dan Hasakah, hancur. Pada kesempatan ini, empat pesawat A-10 menembakkan 4.530 amunisi DU.

”Kombinasi Armored Piercing Incendiary (DU) dicampur dengan HEI digunakan untuk memastikan probabilitas yang lebih tinggi dari kehancuran armada truk ISIS pengangkut minyak terlarang,” kata Jacques kepada Russia Today, yang dikutip Rabu (15/2/2017).

Uranium menjadi senjata andalan militer AS karena memiliki ketangguhan yang luar biasa. Senjata dari uranium mampu menembus tank berat. Namun, partikel DU dapat mencemari tanah dan air di dekatnya. Dampaknya, bisa menyebabkan cacat lahir dan kanker bagi manusia atau hewan yang menghirup atau menelan partikel DU.

(mas)

https://international.sindonews.com/read/1180058/42/ingkar-janji-as-pakai-uranium-saat-gempur-isis-di-suriah-1487127555

Wednesday, February 8, 2017

EFEK AHOK DIPENJARA MENGERIKAN!: Menurut Heppy Trenggono,

EFEK AHOK DIPENJARA
MENGERIKAN! Menurut Heppy Trenggono, Inikah Dampaknya Jika Ahok Sampai Dipenjara?!
media nkri s Minggu, November 13, 2016
MEDIA NKRI INFO - Kasus penistaan Al-Quran dan Ulama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama masih berlarut.
Kenapa kasus yang sederhana dan sudah banyak yurisprudensinya banyak pula yang sudah dibui atas kasus penistaan agama, kenapa jadi rumit?
Menurut Heppy Trenggono (Presiden Indonesia Islamic Bussiness Forum), karena kasus yang menyeret Ahok ini akan berdampak pada PDIP, Jokowi, Pengembang dan Taipan.
Berikut analisis Presiden Indonesia Islamic Bussiness Forum (IIBF), Heppy Trenggono:
- Persoalan Ahok ini bagi Polisi, bagi Jokowi, bagi PDIP sangat rumit, jauh lebih rumit dari yang kita bayangkan.
- Kalau hanya perspektif hukum, Ahok tinggal diciduk dari kemarin kemarin.
- Mereka berfikir keras dan berusaha merekayasa sedemikian rupa. Jika Ahok dipenjara maka:
1. Bagi PDIP ini bisa menjadi Tsunami kejatuhan politik.
2. Bagi PENGEMBANG yang Telah Mengucurkan investasi Puluhan Trilyun Rupiah, bisa menjadi keruntuhan bisnis, saham Podomoro bisa hancur.
3. Bagi JOKOWI bisa jadi ancaman berat, bukan tidak mungkin Ahok akan menyeret Jokowi sebagaimana Nazarudin menyeret Anas Urbaningrum.
4. Dan yang paling besar dampaknya adalah bagi Gerakan Politik yang sedang dilakukan oleh sekelompok TAIPAN yang ingin menguasai Indonesia.
5. Para Taipan ini telah berhasil mendudukkan Jokowi.
- Langkah 2019 adalah menguasai dengan lebih massive lagi. Jika Ahok menang di DKI maka 2/3 kemenangan sudah mereka kantongi.
- Menangnya Ahok menjadi bukti bahwa mereka bisa mengalahkan segala bentuk perlawanan yang ada di negeri ini. Menguasai Indonesia lebih sederhana dari pada menguasai DKI.
- Maka jika Ahok jatuh, ini akan menjadi kemunduran luar biasa bagi mereka. Kejatuhan Ahok juga akan menjadikan kekuatan Islam dan Nasionalis terkonsolidasi, yang sasaran utamanya adalah kembali kepada UUD’45.
- Jika Indonesia kembali ke UUD’45 yang asli, maka kekuasaan tidak akan mungkin mereka rebut. Hari ini, Allah berikan hadiah melalui Al Maidah 51. Percayalah, Indonesia bangkit!
Mari kita sebarkan dan sadarkan !!!